Stranger in the Night

Post kali ini akan kubuka dengan sebuah lagu dari Frank Sinatra

Strangers in the night exchanging glances
Wond’ring in the night what were the chances
We’d be sharing love before the night was through

Something in your eyes was so inviting
Something in you smile was so exciting
Something in my heart told me I must have you

Aha benar lagu itu cocok buatku malam ini dimana post ini ditulis (10 Maret 2013 23:50) karena baru saja sebelum sampai rumah mampir ke Alfamart. Tujuannya mulia biasa saja, belikan titipan ayah yaitu obat kumur.

Yang menarik adalah… saat membayar di kasir ada mbak2 cantik, ada dua orang sebut saja mbak A dan mbak B, jadi yang bikin aku tertarik itu mbak B. Kalau dilihat dari bajunya sih mereka spg di department store. Blazer merah dan kain bali untuk menutupi rok nya. Jadi begini ceritanya …

The Story

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 22.30 di Alfamart Wiyung Surabaya.

Melihat yang disodorkan di kasir adalah sekumpulan indomie, popmie, dan telur kira-kira 6 biji. Iseng aku nyeletuk “belinya mie semua mbak, buat makan malem ya?”

“Ah nggak kok mas, buat simpenan aja, hahaha” kata mbak A sambil nyengir. “Buat jaga-jaga ya mbak klo laper?” ucapku sambil kemudian tertawa, dan Mbak A ikutan tertawa. Karena pada display barang di kasir ada kaca di sela-sela barang maka bisa kulihat perilaku orang yang sama-sama ngantri.

Kasir masih mencatat dengan barcode beberapa bungkus mie yang dibeli mereka.

Sementara itu kulihat dari kaca mbak B sambil nyubit2 pipinya yang agak chubby memonyongkan bibirnya, sebagai lelaki aku tau dia sebel dengan kondisi pipinya (yaa biasalah ya wanita, lihat pipi nambah volume dikit aja sudah ribut). Kulirik dia, ah cantik  juga ternyata ❤ hahahaha, aku mulai gila. Dan lagu dari Frank Sinatra pun mulai mengalun di kepalaku.

Something in your eyes was so inviting
Something in you smile was so exciting
Something in my heart told me I must have you

mbak A : baju putih, mbak B baju pink. *hanya ilustrasi*. image from <a href="http://www.demotix.com/news/910878/socialite-groups-have-sprung-indonesia-surabaya#media-910849">demotix</a>

mbak A : baju putih, mbak B baju pink. *hanya ilustrasi*. image from demotix

“Gak chubby kok mbak pipinya, tenang aja” kupandang dia sesaat kemudian kembali melihat mie yang sedang dihitung kasir. Mbak B pun hanya bisa membalas ocehanku dengan senyumnya, sambil terus mencubit-cubit pipinya sendiri sambil memonyongkan bibirnya.

“Ah iya, saya fikar” aku kembali meboleh ke dia dan kusodorkan tangan. Sambil senyum ia menyodorkan tangan “ehh, saya ………”

“mas, sudah? nggak nambah pulsa?  totalnya lima belas ribu lima ratus rupiah.” kasir mengagetkanku. Ah rupanya setelah lagu itu mengalun di kepalaku aku melayang, mbak A dan mbak B sudah tak ada di kasir. Aku segera membayar uang, mengambil bungkusan barang dan segera bergegas membuka pintu keluar. Tepat saat pintu kututup mereka sudah berboncengan, menyalakan mesin motor, dan meninggalkan alfamart.

*bagi yang belum tahu lagunya, bisa dilihat pada video berikut :

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: