Pertama Kali Dicurhati tentang Perceraian

Sebelumnya saya infokan bahwa tulisan ini bukan untuk menyebar aib, tapi sebagai bahan pembelajaran tentang kehidupan berumah tangga.

***

Beberapa hari lalu ada hal mengejutkan, ada  sms dari seorang kawan, lebih tua dari saya 3 tahun yang biasa saya panggil Mbak.

“Ya Allah, Kar, kepalaku pusing, dadaku sesak, mungkin sebentar lagi aku jadi single parent” begitu isi sms nya. Ini pertama kalinya aku dicurhati tentang perceraian.

DIvorce

Divorce

“Aku belum berumah tangga malah dicurhati tentang perceraian” batinku dalam hati. Lalu kubalas singkat untuk segera ingat dan kembali padaNya, semoga diberi petunjuk dan jalannya dimudahkan olehNya.

Duh masalah apalagi ini, sebulan lalu dia cerita masalahnya tentang finansial, sekarang tentang perceraian. Tapi toh tetap saja saya ingin membantunya, walau mungkin nggak membantu menyelesaikannya secara langsung. Paling nggak bisa mengarahkan dia ke orang yang tepat sebagai tempat curhat.

Memang si mbak ini menikah belum sampai 3 tahun, anaknya pun baru belajar jalan, namun masalah sudah muncul. Setelah aku bertanya lebih jauh ternyata suaminya bahkan sudah pernah mengajak istrinya ke KUA untuk bercerai, menjatuhkan talak 1 di depan pak RT. Sampai-sampai antara mertua dan besan bertengkar hebat. Masalah detailnya tidak akan saya ceritakan detail disini. Karena hal tersebut terlalu privasi.

***

Berhubung Ibuk saya seorang dosen mata kulaih Hukum Perkawinan Islam dan sering dicurhati orang-orang masalah rumah tangga. Ibuk juga pengasuh rubrik Membina Keluarga Sakinah di salah satu majalah organisasi wanita. Kuputuskan untuk bertanya padanya.

Kuceritakan latar belakang masalah dari cerita-cerita si mbak sebelumnya. Bagaimanakah solusinya? Apakah benar akar permasalahannya adalah finansial? Atau ada kemungkinan masalah lain? Apakah bisa dibenarkan menjatuhkan talak cerai hanya di Pak RT, bukannya di pengadilan? Lalu semudah itukah mengajukan cerai? Dan apakah KUA juga menangani masalah perceraian? Dan beberapa pertanyaan lain yang memenuhi pikiran saya.

Dari jawaban Ibuk aku jadi tahu beberapa hal bahwasanya :

  • KUA itu bukan lembaga untuk mengurus perceraian, harusnya ke pengadilan. Itupun dengan prosedur yag sudah ditetapkan.
  • Talak tidak dapat disahkan begitu saja, harus di depan pengadilan, Dan jatuhnya talak pun harus disertai dengan alasan yang jelas.
  • Hak dan Kewajiban suami istri dalam pernikahan semestinya dipelajari oleh orang-orang yang akan menuju ke gerbang pernikahan. Karena bekal ilmu sangatlah penting agar tak salah melangkah nantinya.
  • Para orang tua/mertua hendaknya bijaksana untuk tidak terlalu banyak intervensi dalam masalah rumah tangga anak/mertua nya karena dapat mengakibatkan masalah menjadi lebih rumit.

Beberapa hal diatas akhirnya kusampaikan pada si mbak. Agar pemahaman terhadap solusi masalah ini lebih mantap dan mengena, maka kusarankan pada si mbak untuk konsultasi pada Ibuk saya saja.

***

Sebagai penutup, saya ucapkan “curhatlah pada tempatnya”, pada orang yang lebih berpengalaman hidupnya. Mungkin tindakan si mbak untuk curhat ke saya sudah tepat, karena selain dia kutunjukkan orang yang tepat untuk dicurhati, saya juga mendapat ilmu baru dari Ibuk.

*apabila ada salah pemahaman dalam tulisan ini, saya mohon maaf karena keterbatasan ingatan saya sebagai manusia

Advertisements

3 comments

  1. rezapebrianhardika · · Reply

    wow, nice bro. Buat bekal yang mau nikah 😀

    Like

    1. Buat bekalmu nikah yo za 🙂
      Kunjungi juga blognya ibukku Za ada banyak artikel tentang keluarga sakinah, barusan kubuatkan seminggu lalu blognya di http://dalilahcandra.wordpress.com/ .

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: