Kembang

Aku punya cerita, tentang kembang.

Semisalnya kau berjalan mulai dari bawah tanah, hanyalah akar dan bebatuan yang kan kau temui. Atau bisa jadi kan kau temui tuan cacing. Pula gelap saja kau lihat.

Lalu kau naik setingkat di atasnya, mulai menginjak tanah, hirup udara segar, sinar mentari menerpamu. Kau lihat sekeliling, kerikil, rerumputan, tuan belalang, desau angin menerpa tubuhmu.

Kau mencoba tengok ke atas sana, nampaklah kembang-kembang bermekaran, merah merona. Tapi hanya satu yang kau anggap istimewa.

image

Lantas kau telusuri batang pohon yg berkelok, kau tuju ranting, hingga kau temui dedaunan. Rimbun, hijau warnanya. Mungkin juga sesekali kau kan temui tuan ulat.

Tak jauh dari sana kau lihat apa yang kau cari, kembang. Itulah, kau tuju kembang itu, kau ciumi harumnya, nikmati keindahan warnanya. Amboi!

*kembang : bunga dalam bahasa jawa

Advertisements

2 comments

  1. Halina Said · · Reply

    Saya kurang paham ini tulisan jenis apa, tapi kok saya suka ya? hehehehe

    Like

    1. Entahlah, ini jenis tulisan suka-suka. Banyak terpengaruh gaya bahasa Buya Hamka. Dan alhamdulillah ada yg suka 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: