Penggalan Cerpen : Gak Udan Blas!

oleh : Izzul Putra

“Gak udan blas! setengah jam setengah jam gak udan blas!”

Lelaki berperawakan kurus di seberang mejaku tiba-tiba meracau. Ini sungguh mengganggu kenikmatanku menyantap penyetan lele. Kuamati ia, berkemeja lusuh, topi berlogo arsenal diletakkan di atas meja, dan ia duduk mentangkring.

“Malang wes udan lho padahal, Suroboyo iki setengah jam setengah jam gak udan blas”

Ia mulai meracau lagi, kurasa ia benar-benar sudah merindukan hujan. Aku hanya bisa geleng-geleng kepala keheranan melihat tingkahnya.

Sedetik kemudian ia berteriak, “Mbak! es teh siji yo, sing legi!”.

Kulihat pelayan warung terlihat malas melayani.

Surabaya, 3 Nopember 2013
Rumah Baca Az Zahra

——–
* duduk mentangkring : duduk sambil menaikkan satu kaki di atas bangku/kursi (bahasa Suroboyoan)

——–

Paragraf singkat diatas Ini adalah salah satu tugas saat pelatihan kepenulisan FLP Surabaya 3 Nopember 2013 sesi mbak Dhieny Megawati tentang mewujudkan peta konsep menjadi sebuah tulisan. Dalam waktu total 15 menit kami diminta membuat peta konsep sampai dijadikan tulisan. Kami bebas memilih satu jenis tulisan, kemudian kami diharuskan memilih sebuah kata kunci lalu dikembangkan menjadi lima buah kata kunci.

Saya memilih jenis tulisan cerpen, dengan kata kunci “orang setengah waras”. Berikut ini kata peta konsepnya yang selanjutnya dikembangkan menjadi beberapa paragraf penggalan cerpen yang saya beri judul “Gak Udan Blas!” :

Capture

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: